Cara Membuat Makalah yang Baik dan Benar

Posted on 19 views

Pendahuluan

Makalah adalah karya tulis yang disusun untuk mengemukakan suatu pendapat atau gagasan tentang suatu topik tertentu. Makalah dapat disajikan dalam bentuk ilmiah, populer, atau kreatif. Tujuan pembuatan makalah adalah untuk memberikan informasi, memperkenalkan konsep, atau mengajukan solusi untuk suatu masalah.

Makalah ilmiah biasanya ditulis dengan menggunakan bahasa formal dan menggunakan referensi berupa buku, jurnal, atau sumber lain yang relevan dengan topik yang dibahas. Makalah populer biasanya ditulis dengan bahasa yang lebih mudah dipahami dan ditujukan untuk pembaca umum, sedangkan makalah kreatif seringkali ditulis dalam bentuk cerita atau narasi yang menarik.

Pembuatan makalah memiliki tujuan yang bervariasi tergantung pada konteks dan kebutuhan penulis. Beberapa tujuan pembuatan makalah antara lain untuk memperdalam pengetahuan tentang suatu topik, menyelesaikan tugas akademik, memengaruhi opini publik, atau memperkenalkan hasil penelitian.

Dalam pembuatan makalah, hal yang perlu diperhatikan adalah penyusunan struktur makalah yang terdiri dari pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Pendahuluan bertujuan untuk memperkenalkan topik yang akan dibahas, membahas latar belakang masalah, tujuan penulisan, dan metode yang digunakan dalam penelitian.

Dengan memahami pengertian dan tujuan pembuatan makalah, penulis diharapkan dapat menyusun makalah dengan baik dan menghasilkan karya yang bermanfaat untuk pembaca.

Persiapan Awal dalam Menulis Makalah

Menulis makalah merupakan tugas yang memerlukan persiapan yang matang agar dapat menghasilkan karya yang baik dan berkualitas. Berikut adalah beberapa persiapan awal yang dapat membantu Anda dalam menulis makalah:

1. Memilih Topik

Pertama-tama, tentukan topik yang akan Anda tulis. Pastikan topik tersebut menarik dan relevan dengan bidang yang ingin Anda tuju. Jangan lupa untuk memperhatikan batasan waktu atau panjang makalah yang ditentukan.

2. Mencari Referensi

Setelah menentukan topik, carilah referensi yang berkaitan dengan topik tersebut. Referensi bisa berupa buku, jurnal, artikel, atau sumber lain yang relevan. Pastikan sumber yang Anda gunakan berasal dari sumber yang terpercaya dan akurat.

3. Membuat Outline

Setelah memiliki referensi yang cukup, buatlah outline atau kerangka acuan makalah. Outline berfungsi sebagai panduan dalam menulis makalah dan membantu untuk memperjelas struktur makalah. Pastikan outline sudah mencakup semua hal yang ingin Anda sampaikan dalam makalah.

Gambar Persiapan Awal Membuat Makalah

Dengan melakukan persiapan awal yang matang, maka Anda akan lebih mudah dan terarah dalam menulis makalah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mempersiapkan makalah.

Penulisan makalah merupakan suatu kegiatan menulis yang memerlukan pemikiran dan keterampilan dalam menyusun tulisan secara sistematis, jelas, dan mudah dipahami. Dalam penulisan makalah, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, antara lain: membuat pendahuluan, menulis isi makalah, dan menulis kesimpulan.

Pendahuluan pada makalah berfungsi sebagai pemanasan atau pengantar untuk membawa pembaca memahami topik yang dibahas. Di dalam pendahuluan, penulis dapat memulai dengan memberikan gambaran umum tentang topik yang akan dibahas, latar belakang masalah, tujuan, rumusan masalah, dan manfaat dari makalah tersebut.

Setelah membuat pendahuluan, selanjutnya adalah menulis isi makalah. Isi makalah harus diorganisir dengan baik dan terstruktur dengan jelas agar mudah dipahami oleh pembaca. Isi makalah sebaiknya diawali dengan pembahasan teori atau konsep yang terkait dengan topik yang dibahas. Selain itu, penulis juga dapat memberikan data atau fakta yang relevan dan terbaru untuk memperkuat argumen yang disampaikan.

Setelah menulis isi makalah, tahap terakhir adalah menulis kesimpulan. Pada bagian ini, penulis harus dapat merangkum keseluruhan hasil pembahasan dari isi makalah. Kesimpulan juga harus disampaikan dengan singkat dan padat, tetapi tetap mengandung informasi penting yang ingin disampaikan oleh penulis.

Read more:

Dalam penulisan makalah, sebaiknya penulis menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu, penulis juga harus memperhatikan tata cara penulisan yang benar, seperti penggunaan tanda baca, ejaan, serta penggunaan referensi dan daftar pustaka yang relevan dengan topik yang dibahas.

Dalam menghasilkan sebuah makalah, diperlukan ketelitian dan kesabaran. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti tata cara penulisan, pemilihan kata, serta penyusunan paragraf dan kalimat yang komunikatif. Dengan demikian, hasil dari makalah yang dibuat dapat lebih terstruktur dan mudah dipahami oleh pembaca.

Tutorial membuat makalah

Dalam kesimpulannya, dapat disimpulkan bahwa penulisan makalah memerlukan tahapan yang harus dilakukan, antara lain membuat pendahuluan, menulis isi makalah, dan menulis kesimpulan. Selain itu, penulis juga harus memperhatikan tata cara penulisan yang benar serta memperhatikan penggunaan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Dengan memperhatikan hal tersebut, maka makalah yang dibuat dapat menjadi lebih baik dan mudah dipahami oleh pembaca.

Teknik Penulisan Makalah

Makalah adalah salah satu tugas tertulis yang sering diberikan oleh guru atau dosen kepada siswa atau mahasiswa. Makalah memerlukan teknik penulisan yang baik dan benar agar memiliki nilai yang tinggi. Berikut adalah teknik penulisan makalah yang perlu diperhatikan:

Menghindari Plagiat

Plagiat atau menjiplak tulisan orang lain tanpa memberikan sumber yang jelas sangat tidak diperbolehkan dalam penulisan makalah. Untuk menghindari plagiat, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Mengutip sumber secara akurat dan jelas dengan menyebutkan nama penulis, tahun terbit, dan halaman yang diambil.
  • Menggunakan kalimat yang berbeda dengan sumber yang diambil dan memberikan referensi.
  • Menggunakan software untuk mendeteksi keaslian tulisan seperti Turnitin atau Plagiarisma.

Menyusun Referensi

Referensi adalah daftar pustaka atau sumber yang digunakan dalam penulisan makalah. Referensi harus disusun dengan benar agar memudahkan pembaca untuk mencari dan menemukan sumber tersebut. Berikut adalah cara menyusun referensi:

  • Menyusun referensi berdasarkan abjad nama penulis.
  • Menyebutkan nama penulis, judul buku, tahun terbit, dan penerbit.
  • Untuk sumber online, menyebutkan alamat url dan tanggal akses.
  • Menyusun referensi dengan format yang telah ditentukan oleh dosen atau institusi.

Menggunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Bahasa yang baik dan benar adalah kunci dari penulisan makalah yang sukses. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan bahasa yang baik dan benar adalah:

  • Memilih kata yang tepat dan sesuai dengan konteks.
  • Menghindari penggunaan kata-kata tidak baku atau kata-kata slang.
  • Menggunakan tata bahasa dan ejaan yang benar.
  • Menghindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau rumit.

Dengan menerapkan teknik penulisan yang baik dan benar, maka makalah yang dibuat akan memiliki nilai yang tinggi dan mendapatkan pujian dari guru atau dosen. Selamat mencoba!

Tutorial membuat makalah

Makalah merupakan salah satu tugas yang sering diberikan oleh guru atau dosen kepada siswa atau mahasiswa. Untuk membuat makalah yang baik, diperlukan aturan format penulisan yang benar. Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai format penulisan makalah yang perlu diketahui.

1. Mengatur Format Kertas

Untuk format kertas makalah, biasanya menggunakan kertas A4 dengan ukuran 21 x 29,7 cm. Gunakan kertas yang bersih dan tidak terlipat untuk memudahkan dalam penulisan.

2. Mengatur Margin

Margin pada makalah biasanya menggunakan ukuran 2,5 cm pada setiap sisi. Hal ini bertujuan agar tampilan makalah terlihat rapi dan mudah dibaca.

3. Mengatur Jenis Huruf dan Ukuran Huruf

Pada format penulisan makalah, jenis huruf yang digunakan biasanya Times New Roman dengan ukuran 12. Penggunaan jenis huruf dan ukuran huruf yang sama pada setiap bagian makalah akan mempermudah pembaca dalam membaca makalah.

4. Pengaturan Paragraf

Ketika menulis makalah, pastikan setiap paragraf memiliki jarak satu spasi dan tidak menggunakan indentasi. Indentasi hanya digunakan pada awal paragraf pertama dari setiap bagian pada makalah.

5. Menambahkan Judul, Sub Judul, dan Daftar Isi

Judul makalah harus diletakkan di bagian tengah halaman dan ditulis dengan huruf kapital. Sub judul diletakkan di bawah judul dengan menggunakan huruf kecil. Daftar isi digunakan untuk memudahkan pembaca dalam mencari informasi yang dibutuhkan pada makalah.

Dalam membuat makalah, pastikan format penulisan telah disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Dengan format penulisan yang benar, maka makalah akan terlihat lebih rapi, mudah dibaca, dan tentunya akan mendapatkan nilai yang baik dari guru atau dosen.

Format Penulisan Makalah tutorial membuat makalah

Penulisan Kutipan dan Daftar Pustaka

Tutorial Penulisan Kutipan dan Daftar Pustaka

Ketika menulis makalah, sangat penting untuk menyertakan kutipan dan daftar pustaka yang benar. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa materi yang digunakan dalam makalah berasal dari sumber yang terpercaya dan untuk menghindari plagiasi. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menuliskan kutipan dan daftar pustaka dengan benar:

Mengutip secara langsung

Jika Anda ingin mengutip secara langsung dari sumber tertentu, Anda harus menuliskan kutipan di dalam tanda kutip (“…”). Pastikan untuk mencantumkan sumber kutipan dan halaman atau paragraf di mana kutipan tersebut ditemukan pada catatan kaki atau dalam teks di sebelah kutipan. Contoh:

“Semua manusia dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.” (Pasal 1, Universal Declaration of Human Rights)

Dalam catatan kaki atau teks di sebelah kutipan tersebut, sertakan sumber kutipan lengkap, seperti nama penulis dan tahun terbit. Contoh: Pasal 1, Universal Declaration of Human Rights (1948).

Mengutip tidak langsung

Jika Anda ingin mengutip ide atau informasi dari sumber tertentu tanpa harus menulis kutipan langsung, Anda dapat mengutip tidak langsung. Untuk mengutip tidak langsung, Anda dapat menuliskan informasi tersebut dengan gaya penulisan Anda sendiri, tetapi tetap mencantumkan sumber asli. Contoh:

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Smith (2019), risiko penyakit jantung dapat dikurangi dengan menjaga pola makan yang sehat dan aktif secara fisik.

Dalam daftar pustaka, sertakan sumber kutipan dengan nama penulis, judul, tahun terbit, dan halaman atau paragraf jika diperlukan. Contoh: Smith, J. (2019). Healthy Eating and Exercise. Journal of Health Research, 21(2), 45-56.

Membuat daftar pustaka

Setelah menuliskan kutipan dan mengutip tidak langsung dalam makalah, Anda harus menyusun daftar pustaka yang merinci semua sumber yang digunakan dalam makalah. Daftar pustaka harus disusun sesuai dengan aturan penulisan yang diinginkan, seperti APA atau MLA. Pastikan untuk mencantumkan setiap detail yang diperlukan, seperti nama penulis, judul, nama penerbit, tahun terbit, dan halaman atau paragraf jika diperlukan. Contoh:

Smith, J. (2019). Healthy Eating and Exercise. Journal of Health Research, 21(2), 45-56.

Jones, T. (2018). The Effects of Social Media on Mental Health. Journal of Psychology, 15(3), 78-91.

Dalam kesimpulan, menuliskan kutipan dan daftar pustaka yang benar sangat penting untuk menunjukkan bahwa Anda menghargai sumber informasi dan untuk menghindari plagiasi. Pastikan untuk mengikuti aturan penulisan yang diinginkan dan mencantumkan semua detail yang diperlukan di dalam kutipan dan daftar pustaka. Dengan cara ini, makalah Anda akan terlihat lebih profesional dan terpercaya.

Penyuntingan dan revisi adalah tahap penting yang harus dilakukan dalam membuat makalah. Tahap ini memiliki tujuan untuk memperbaiki dan memperbaiki kesalahan yang mungkin terjadi dalam penulisan makalah. Tahap penyuntingan dan revisi meliputi tiga hal utama yaitu mengecek kesalahan, mengoreksi tata bahasa, dan mengoreksi struktur makalah.

Mengecek kesalahan adalah langkah awal dalam tahap penyuntingan dan revisi. Tujuan dari mengecek kesalahan adalah untuk memastikan tidak ada kesalahan ortografi, tata bahasa, dan kesalahan teknis lainnya yang mungkin terjadi dalam makalah. Contoh kesalahan ortografi yaitu ejaan yang salah, tanda baca yang salah, dan kata-kata yang hilang atau berlebihan. Kesalahan teknis seperti ketidakcocokan antara judul dan isi makalah.

Mengoreksi tata bahasa adalah langkah selanjutnya dalam tahap penyuntingan dan revisi. Tujuan dari mengoreksi tata bahasa adalah untuk memastikan makalah memenuhi aturan tata bahasa yang benar. Contohnya, menghindari penggunaan kata ganti yang salah, penggunaan kata benda yang salah, dan pemilihan kata yang tepat.

Mengoreksi struktur makalah adalah langkah terakhir dalam tahap penyuntingan dan revisi. Tujuan dari mengoreksi struktur makalah adalah untuk memastikan makalah memiliki struktur yang jelas dan konsisten. Pada tahap ini, penulis memastikan bahwa makalah memiliki pengantar, isi, dan kesimpulan yang tepat, serta mengecek apakah struktur paragraf, kalimat, dan kata-kata teratur dan mudah dipahami.

Dalam rangka menjamin keberhasilan tahap penyuntingan dan revisi, sebaiknya lakukan pemeriksaan beberapa kali. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan yang terlewat dalam proses penulisan makalah. Sebagai kesimpulan, tahap penyuntingan dan revisi sangat penting dalam membuat makalah. Dengan melakukan tahap ini, kita dapat memastikan bahwa makalah yang disusun memiliki kualitas yang baik dan mudah dipahami.

Membuat makalah adalah salah satu tugas yang seringkali diberikan oleh guru atau dosen kepada siswa atau mahasiswa sebagai bahan evaluasi. Namun, selain konten makalah yang harus baik dan benar, penyusunan halaman dan cover juga harus diperhatikan agar tampilan makalah menjadi lebih profesional dan rapi.

Membuat Halaman Judul

Halaman judul adalah halaman pertama dari makalah yang berisi informasi tentang judul makalah, nama penulis, institusi, dan lain-lain. Untuk membuat halaman judul, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buat header dengan menuliskan judul makalah pada baris pertama.
  2. Jika ada, tuliskan sub-judul pada baris kedua.
  3. Pada baris ketiga, tuliskan nama penulis beserta gelar akademik (jika ada).
  4. Pada baris keempat, tuliskan institusi atau alamat penulis (jika ada).
  5. Pada baris kelima, tuliskan kota dan tanggal pembuatan makalah.

Membuat Halaman Pengesahan

Halaman pengesahan adalah halaman yang berisi informasi tentang pengesahan makalah oleh dosen atau tim penguji. Untuk membuat halaman pengesahan, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buat header dengan menuliskan judul makalah pada baris pertama.
  2. Pada baris kedua, tuliskan “HALAMAN PENGESAHAN”.
  3. Pada baris ketiga sampai keempat, tuliskan nama institusi, fakultas, jurusan, dan program studi.
  4. Pada baris kelima sampai keenam, tuliskan judul makalah beserta sub-judul (jika ada).
  5. Pada baris ketujuh sampai sembilan, tuliskan nama penulis, NIM, dan pembimbing.
  6. Pada baris kesepuluh, tuliskan kota dan bulan serta tahun pembuatan makalah.
  7. Buat tabel pengesahan yang berisi kolom nomor, nama, tanda tangan, dan tanggal.

Membuat Halaman Abstrak

Halaman abstrak adalah halaman yang berisi ringkasan dari isi makalah. Abstrak biasanya ditulis setelah selesai menulis makalah dan berisi informasi tentang tujuan makalah, metode penelitian, hasil penelitian, serta kesimpulan yang diperoleh. Untuk membuat halaman abstrak, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buat header dengan menuliskan judul makalah pada baris pertama.
  2. Pada baris kedua, tuliskan “ABSTRAK”.
  3. Tuliskan paragraf pertama yang menjelaskan tentang tujuan makalah.
  4. Tuliskan paragraf kedua yang menjelaskan tentang metode penelitian yang digunakan.
  5. Tuliskan paragraf ketiga yang menjelaskan tentang hasil penelitian yang diperoleh.
  6. Tuliskan paragraf keempat yang menjelaskan tentang kesimpulan dari hasil penelitian.
  7. Buat kata kunci (keyword) yang sesuai dengan isi makalah.

Tutorial Membuat Makalah

Demikianlah informasi tentang penyusunan halaman dan cover makalah. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan tampilan makalah menjadi lebih profesional dan rapi.

Berikut ini adalah informasi mengenai penyerahan makalah yang perlu diperhatikan agar penyerahan makalah tidak terjadi kesalahan dan sesuai dengan syarat serta ketentuan yang telah ditentukan.

Menyerahkan Makalah Sesuai Petunjuk

Petunjuk penyerahan makalah biasanya mencakup format penulisan, font yang digunakan, margin, jumlah halaman, dan syarat lainnya. Pastikan untuk membaca petunjuk tersebut dengan seksama dan memperhatikan setiap detail yang ada. Jika ada hal yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya kepada dosen atau pengajar yang bersangkutan.

Menyerahkan Makalah Tepat Waktu

Penyerahan makalah tepat waktu sangat penting karena dapat memengaruhi nilai akhir tugas tersebut. Pastikan untuk mengetahui jadwal penyerahan dan membuat rencana kerja agar makalah dapat selesai tepat waktu. Jangan menunda-nunda pekerjaan karena dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam penyerahan makalah.

Menyerahkan Makalah Lengkap dengan Syarat dan Ketentuan

Setiap tugas yang diberikan biasanya disertai dengan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Pastikan untuk memeriksa kembali makalah yang telah dibuat dan memastikan sudah memenuhi semua syarat dan ketentuan yang telah ditentukan. Jangan lupa untuk melampirkan hal-hal yang diminta seperti daftar pustaka atau lampiran-lampiran lainnya.

Demikian informasi mengenai penyerahan makalah yang perlu diperhatikan. Dengan memperhatikan hal-hal di atas, diharapkan penyerahan makalah dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diinginkan.

Tutorial membuat makalah

Paragraf pertama:

Setelah membahas makalah tentang cara membuat makalah, dapat disimpulkan bahwa pembuatan makalah membutuhkan tahapan-tahapan yang jelas dan sistematis. Mulai dari memilih topik yang sesuai dengan minat dan kebutuhan, melakukan riset, mengumpulkan data, menyusun kerangka makalah, menulis isi makalah, hingga melakukan revisi dan penyuntingan.

Paragraf kedua:

Selain itu, dalam pembuatan makalah juga perlu memperhatikan penggunaan bahasa yang baik dan benar serta menghindari plagiarisme. Menulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami akan memudahkan pembaca untuk memahami isi makalah. Sementara itu, plagiat dapat merusak integritas dan keaslian makalah yang dibuat.

Paragraf ketiga:

Dalam kesimpulannya, pembuatan makalah bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan tekun dan mengikuti langkah-langkahnya dengan benar. Selain itu, keseriusan dalam memperhatikan penggunaan bahasa yang baik dan benar serta menghindari plagiat dapat meningkatkan kualitas makalah yang dibuat. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mempelajari cara membuat makalah dengan baik dan benar.

Kesimpulan tutorial membuat makalah