Kode Bank BSI

Posted on 64 views

 

Ketika ingin transfer uang melalui lembaga perbankan, perlu sekali mengetahui kode Bank BSI. Akan lebih baik hapal kodenya apabila sering mengirim uang ke rekening bank tersebut.

Masyarakat Indonesia sendiri banyak mengandalkan lembaga perbankan untuk mempercayakan uangnya. Selain itu, sebagian masyarakat mempunyai beberapa jenis rekening untuk mendukung keperluan yang berbeda-beda.

Sementara layanan transfer dapat diakses melalui beragam cara. Mulai dari metode manual melalui teller, mesin ATM hingga aplikasi mobile. Biasanya masyarakat menyesuaikan cara dengan kenyamanan masing-masing.

Berkenalan dengan Bank BSI di Tanah Air

Sebelum mengetahui kode Bank BSI, kamu harus kenal dulu dong dengan lembaga perbankan tersebut. Sebab, pada mulanya perusahaan ini bukan berdiri sebagai BSI.

Sebelum perusahaan ini muncul, sudah banyak lembaga perbankan yang berdiri di tanah air. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam membawa potensi tersendiri yang kemudian dijadikan peluang oleh sejumlah pihak.

Terutama dimanfaatkan oleh industri keuangan untuk beroperasi dengan konsep Syariah. Hal tersebut semakin memperkaya ragam industri halal di tanah air. Masyarakat sendiri cukup antusias menyambut beragam produk dengan konsep tersebut.

Salah satu industri yang ikut tumbuh ialah Bank Syariah. Perusahaan ini membantu aktivitas ekonomi di tanah air melalui ekosistem industri halal. Industri ini terus mengalami perkembangan bahkan sampai menjadi trend.

Pada saat itu muncul juga industri halal dari BUMN yakni Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah. Ketiganya menawarkan layanan memuaskan untuk masyarakat yang ingin menggunakan jasa keuangan secara halal.

Lantas, di tanggal 1 Februari 2021 ketiga bank tersebut bergabung menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Penggabungan tersebut menciptakan satu perusahaan yang mampu melayani masyarakat secara lebih luas dan kapasitas modal lebih besar.

Dari penggabungan tersebut kemudian lahir juga kode Bank BSI. Jadi, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk beragam kebutuhan keuangan seperti transfer dana ke rekening dalam perusahaan tersebut.

Perusahaan hasil penggabungan tersebut juga semakin berkembang sebab dukungan Kementerian BUMN. Sehingga mampu bersaing dengan industri keuangan lainnya. Bukan sekedar memberikan layanan bagi umat.

Kode Bank BSI sendiri dapat dipakai untuk transfer dana dari beragam perusahaan lain. Misalnya ketika ingin mentransfer dana dari BRI, BNI, BCA, dan lain sebagainya.

Perbedaan Konsep Bank Syariah dan Konvensional

Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya apa perbedaan bank syariah dengan konvensional. Sebab, tipe konvensional lebih banyak tersedia baik di tanah air maupun luar negeri. Sehingga memang banyak orang lebih akrab dengan tipe konvensional.

Sebenarnya ada sejumlah perbedaan dari kedua tipe perusahaan keuangan tersebut. Perbedaan ini bisa kamu pelajari apabila ingin mencoba membuka rekening syariah atau transfer memakai kode Bank BSI.

1. Paham

Perbedaan pertama terletak pada paham yang mendasari operasi industri keuangan ini. Pada industri keuangan konvensional, paham yang digunakan bebas, tidak terikat pada nilai tertentu.

Sedangkan, pada industri syariah memakai paham khusus. Yakni agama Islam. Sehingga semua bentuk aktivitasnya didasarkan pada agama Islam sehingga menjadi lembaga keuangan yang halal.

2. Sistem Keuntungan

Perbedaan kedua terletak di keuntungan atau provit. Industri keuangan konvensional menetapkan sistem bunga dengan mengikuti besaran simpanan atau pinjaman dari nasabah. Jika berbentuk tabungan maka bunga bisa diambil sebagai keuntungan bagi nasabah.

Sedangkan apabila berbentuk pinjaman, maka bunga menjadi hak bank sehingga menjadi keuntungan bagi industri keuangan tersebut. Jadi, besaran bunga termasuk tetap tidak mengandalkan jenis usaha lainnya.

Industri syariah tidak menetapkan sistem bunga namun menggunakan sistem bagi hasil, margin keuntungan dan fee. Jadi, besarannya akan berbeda dengan melihat kinerja usaha yang dilakukan.

3. Tujuan

Sebab bank konvensional tidak berdasarkan agama tertentu, maka tujuan utamanya tentu memperoleh keuntungan besar di dunia. Sementara industri syariah yang menerapkan dasar agama Islam berorientasi pada keuntungan dunia dan keuntungan akhirat.

4. Pengawas

Bank konvensional tidak mempunyai lembaga pengawas tertentu. Sementara industri syariah mempunyai pengawas yakni Dewan Pengawas Syariah (DPS). Jadi, penggunaan kode Bank BSI akan berada dalam pengawasan dewan tersebut.

Mengenal Apa Itu Kode Bank

Secara umum, kamu bisa mengenali kode bank sebagai kombinasi digit angka yang berfungsi untuk mengenali rekening tujuan. Sebab, ada banyak sekali perusahaan perbankan yang berdiri di tanah air dan seluruh dunia.

Di samping itu, masyarakat yang mempunyai rekening juga begitu banyak. Tanpa adanya kode, mesin ATM akan kesulitan mengenali nomor rekening yang dimasukkan oleh nasabah.

Setiap bank mempunyai kode masing-masing sehingga nasabah bisa melakukan transfer dana dengan mudah. Jadi bukan hanya tersedia kode Bank BSI. Kalau misalnya kamu mau mengirim dana dari BSI ke perusahaan perbankan lain maka perlu memakai kode lain.

Contohnya ketika hendak mengirim dari BSI ke BRI. Maka perlu memasukkan kode BRI di depan nomor rekening tujuan. Perlu kamu tahu tanpa memasukkan kombinasi digit angka tersebut, proses transfer tidak akan bisa berjalan.

Bagi orang yang terbiasa melakukan transfer melalui ATM, mungkin sudah akrab dengan kode Bank BSI. Jadi tidak perlu kebingungan atau bertanya-tanya ke orang lain.

Mungkin kamu pernah melihat seseorang yang kebingungan untuk transfer sebab tidak tahu mengenai digit angka penanda rekening tujuan. Biasanya mereka bertanya kepada satpam yang bertugas.

Sebenarnya kode Bank BSI juga bisa kamu lihat melalui mesin ATM. Akan tetapi, perlu mencarinya di antara daftar digit angka lainnya. Jadi perlu teliti untuk menemukannya.

Transfer dana menjadi salah satu kebutuhan penting di masa digital seperti sekarang. Banyak yang memanfaatkan layanan perbankan ini untuk membeli barang secara online. Jadi pembayarannya melalui transfer.

Apabila rekening yang dituju merupakan produk dari BSI, maka sangat menguntungkan untuk menghapal kode bank. Sehingga ketika akan mengirim uang tidak perlu melihat ponsel atau buku catatan untuk mengetikkan digit angkanya.

Informasi Lengkap Kode Bank BSI

Meskipun sudah banyak lembaga perbankan yang menawarkan kemudahan transfer melalui aplikasi mobile, sebagian besar masyarakat Indonesia masih suka memakai mesin ATM. Padahal jauh lebih praktis jika memakai aplikasi.

Jumlah mesin ATM di tanah air memang cukup banyak dan sudah menjangkau ke daerah pedesaan. Mesin tersebut cukup diminati sebab mampu melayani beragam keperluan mulai dari setor tunai, tarik tunai sampai transfer dana.

Bagi masyarakat kota mungkin lebih familiar dengan kecanggihan teknologi sehingga akrab memakai aplikasi smartphone. Akan tetapi, untuk masyarakat desa biasanya lebih memilih mesin ATM dengan memasukkan kode Bank BSI saat hendak transfer.

Bank Syariah Indonesia merupakan salah satu lembaga perbankan yang besar di tanah air. Banyaknya masyarakat yang memeluk agama islam membuat BSI cukup diminati. Sebab pengelolaan bisnisnya yang berbasis nilai keislaman.

Ketika kamu transfer uang dengan bantuan teller atau aplikasi mobile, tidak memerlukan adanya kode Bank BSI. Sementara jika menggunakan ATM, membutuhkannya sebagai identifikasi tujuan pengiriman dana.

Kodenya sendiri ialah “451”. 3 digit angka tersebut perlu disertakan di bagian awal nomor rekening tujuan. Sehingga mesin bisa mengenali kemana harus mengirimkan uangnya.

Selain untuk mengenali rekening tujuan, kode Bank BSI juga berguna untuk menghindari kesalahan pengiriman. Misalnya saja sudah benar memasukkan nomor rekening namun salah memasukkan kode maka transfer akan gagal.

Hal tersebut juga menjadi alasan banyak orang lebih mengandalkan ATM sebagai media transfer dana. Sebab transaksi cukup aman dan juga mesin mudah ditemukan. Bahkan terkadang di POM bensin juga tersedia.

Panduan Transfer Menggunakan Mesin ATM

Setelah tahu kode Bank BSI, maka selanjutnya bisa mulai mencoba transfer memakai ATM dengan menyertakan 3 digit angka di awal nomor rekening tujuan. Kalau misalnya belum terbiasa melakukan aktivitas ini, simak saja panduannya berikut.

  1. Pergi Ke ATM

Langkah awal dalam tutorial ini tentu saja dimulai dengan pergi ke ATM. Tidak perlu jauh-jauh ya, cukup datangi saja tempat yang dekat dengan rumah. Apabila ATM letaknya berada di POM juga tidak masalah.

  1. Memasukkan Kartu

Langkah berikutnya ialah memasukkan kartu ATM ke dalam mesin. Perlu kamu tahu kalau bentuk mesin terkadang berbeda di satu tempat dengan tempat lain. Jadi temukan dahulu slot untuk memasukkan kartunya dan jangan sampai posisi kartunya terbalik.

  1. Mengetik Nomor PIN

Jangan lupa mengetikkan nomor PIN dalam mesin. Nomor PIN tersebut memuat 6 digit angka. Jadi pastikan tidak ada nomor yang terlewat untuk dimasukkan. Jika salah tentu perlu mengulang lagi sebelum bisa menerapkan Kode Bank BSI.

  1. Mengakses Menu Transfer

Langkah selanjutnya ialah menemukan menu Transfer Antar Bank/ Transfer ke Bank Lain. Bisa kok melihatnya pada menu utama ATM. Ada cukup banyak menu yang tersedia jadi kamu perlu teliti mengamatinya.

  1. Mengetik Nomor Rekening

Masukkan nomor rekening tujuan dengan diawali kode Bank BSI. Jadi ketik dahulu angka 451 lantas langsung diikuti dengan nomor rekening Bank Syariah Indonesia yang menjadi tujuan transfer dana.

  1. Mengetik Jumlah Transfer

Lanjutkan langkah dengan klik lanjut atau benar. Lantas masukkan jumlah uang yang hendak dikirimkan. Klik lagi Lanjut atau Benar dan akhiri dengan verifikasi Ya.

Panduan Transfer Memakai SMS Banking

Perkembangan teknologi membuat beragam aktivitas bisa dilakukan cukup memakai ponsel atau smartphone. Salah satunya ialah tersedia layanan SMS Banking. Hampir semua perusahaan perbankan menawarkan layanan semacam itu.

Hal ini juga berlaku untuk BSI. Cara transfer ini tergolong praktis dan mudah dilakukan. Bahkan dapat dilakukan oleh generasi yang lebih tua. Sebab, orang yang sudah tua cukup kesulitan mengikuti perkembangan teknologi.

Kode Bank BSI sendiri bukan hanya bisa dipakai untuk transfer melalui ATM namun juga SMS Banking. Kalau kamu terbiasa dengan fitur SMS tentu sangat mudah untuk mencoba layanan ini.

Caranya sama sekali tidak sulit. Namun pastikan dahulu rekening bank yang kamu pakai memang menyediakan fitur tersebut. Lantas juga perlu memastikan layanan tersebut bisa kamu akses.

1. Akses Fitur SMS

Langkah paling awal dalam tutorial ini ialah membuka ponsel dan mengakses fitur SMS. Biasanya fitur SMS banyak ditampilkan dalam menu awal. Namun jika tidak tersedia kamu bisa membuka opsi semua menu terlebih dahulu.

2. Mengetik Format Khusus

Umumnya ada format khusus yang perlu kamu ketik untuk mengakses layanan ini. Yakni mengetik TRANSFER (spasi) Kode Bank BSI+Nomor Rekening (spasi) Nominal uang yang dikirim (spasi) PIN.

3. Kirim SMS

Untuk nomor pengirimannya ini berbeda pada setiap bank. Misalnya saja BRI nomornya ialah 3300. Sebaiknya kamu cari informasi terlebih dahulu mengenai panduan transfer SMS Banking ini di website bank yang kamu gunakan.

4. Menunggu Notifikasi

Setelah pesan terkirim, kamu tunggu dahulu sampai permintaan diproses oleh pihak bank. Jadi perlu menunggu selama beberapa waktu sampai muncul notifikasi yang menandakan suksesnya transfer.

Panduan Transfer Memakai BSI Mobile

Kalau misalnya sudah mendaftar menjadi nasabah BSI, kamu bisa melakukan transfer dana memakai aplikasi BSI Mobile. Saat baru mengunduhnya mungkin masih bingung mengenai cara mengoperasikannya.

Namun sebenarnya caranya tergolong mudah kok. Apalagi kalau mengirim ke sesama BSI tidak perlu memakai kode Bank BSI. Jadi, prosesnya lebih mudah sebab tidak perlu mengingat kode atau menuliskannya.

  1. Akses Aplikasi – langkah pertama dalam tutorial ini ialah membuka aplikasinya terlebih dahulu. Nantinya akan tampil halaman awal BSI Mobile. Ada banyak sekali menu yang tersedia di dalam aplikasi tersebut.
  2. Menu Transfer – Setelah melihat ada banyak menu pada halaman awal kamu perlu menemukan menu transfer. Tenang saja sebab menunya tampak di halaman awal kok, tidak perlu membuka opsi lainnya.
  3. Ketik Kata Sandi – Langkah selanjutnya ialah mengetik kata sandi. Kalau misalnya kamu punya banyak aplikasi yang memerlukan kata sandi, ada baiknya mencatat sandinya supaya tidak lupa. Setelah mengisi kata sandi, lantas klik lanjut.
  4. Transfer – Langkah berikutnya ialah klik Transfer antar Rekening BSI. Ingat ya melalui aplikasi ini kamu tidak perlu mengetik kode Bank BSI. Lalu pilih Rekening Debet dan pilih Tujuan Transfer.
  5. Nomor Rekening Tujuan – Kamu bisa memilih dahulu ingin mengirim uang ke rekening sendiri atau rekening orang lain. Hal ini memberikan kemudahan bagi yang mempunyai banyak rekening dalam satu bank.

Kamu kemudian bisa mengetik nomor rekening tujuan dan nominal uangnya. Di kolom keterangan boleh diisi atau dibiarkan kosong. Kemudian klik Selanjutnya dan klik Transfer. Jangan lupa mengisi PIN.

Kode SWIFT BSI untuk Transfer dari Negeri

Tahukah kamu bahwa kode Bank BSI hanya bisa dipakai untuk transfer melalui ATM di dalam negeri? Jika ingin transfer dari luar negeri maka perlu memakai yang namanya kode SWIFT.

Ketika tidak pernah berhubungan dengan transfer uang dari dalam maupun luar negeri sepertinya nama SWIFT ini terdengar asing ya. Padahal, orang dari luar negeri yang kerap mengirim uang ke tanah air sudah akrab dengan SWIFT.

Kalau misalnya hanya mengirim dana ke pemilik rekening yang ada di luar kota atau mungkin pulau maka gunakan kode Bank BSI di ATM. Cara tersebut termasuk mudah juga.

Sementara apabila kamu sedang berada di luar negeri dan ingin mengirim ke rekening seseorang di tanah air, gunakan SWIFT. SWIFT ini ialah format kode standar yang dipakai dalam mengidentifikasi suatu perusahaan perbankan.

Kamu juga bisa menyebutnya sebagai Bank Code Identifier (BIC). Jadi SWIFT dipakai untuk mengetahui perusahaan perbankan tertentu. SWIFT ini juga terbilang unik mirip dengan kode Bank BSI.

SWIFT ialah bentuk pendek dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication. Badan tersebut bekerja dengan mengurus pendaftaran kode SWIFT dari beragam perusahan perbankan di dunia.

SWIFT tersebut memuat 8 atau 11 karakter. Ketika jumlahnya berupa 8 karakter maka menunjukkan kantor utama dari suatu perusahaan perbankan. Sementara apabila jumlahnya 11 maka menunjukkan kantor cabangnya.

Apabila kode Bank BSI ialah 451 maka untuk SWIFT ialah BSMDIDJA. Jadi, kalau kamu sedang berada di luar negeri dan ingin melakukan transfer ke BSI, pakai BSMDIDJA jangan menggunakan kombinasi angka 451.

SWIFT milik BSI menunjukkan jumlah 8 karakter. Kamu tahu bukan apa artinya? Artinya BSI baru menyediakan kode untuk kantor utama. Belum menyediakan untuk bagian kantor cabang.

Biaya Administrasi Transfer Uang di ATM

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya biaya administrasi. Banyak keperluan di industri yang menerapkan biaya administrasi termasuk ketika transfer uang ke bank yang berbeda dengan rekening pengirim.

Terkadang sebagian orang berusaha untuk transfer memakai jenis bank yang sama. Sebab, jika sama umumnya tidak akan dikenakan biaya administrasi. Dapat juga dikatakan gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Sementara kalau transfer menggunakan kode Bank BSI dari rekening perusahaan perbankan berbeda kamu akan dikenakan biaya kurang lebih sebesar Rp 6.500. Sebenarnya biaya ini tergolong sama untuk beberapa perusahaan.

Sehingga masyarakat menjadi hapal jika mau transfer uang berbeda bank akan dikenakan biaya Rp 6.500. Memang terkesan sedikit jika hanya transfer satu. Namun jika perlu mengirim uang ke banyak rekening BSI tentu akan menjadi mahal.

Di zaman dahulu mungkin masalah ini tergolong besar. Sehingga begitu diupayakan untuk mengirim melalui jenis bank yang sama. Namun saat ini ada banyak sekali solusi untuk mengatasi biaya administrasi tersebut.

Tanpa mengandalkan kode Bank BSI, banyak orang mengirim uang memakai aplikasi khusus. Sehingga tidak dikenakan biaya administrasi sama sekali. Salah satu bentuk aplikasi tersebut ialah dompet digital atau e-wallet.

Kamu pasti sudah sering mendengar atau mungkin melihat iklan aplikasi yang menawarkan transfer uang tanpa biaya administrasi. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mencegah terkena biaya administrasi.

Panduan Pendaftaran Nasabah Bank Syariah Indonesia

Setelah mengetahui kode Bank BSI, apakah kamu tertarik untuk mendaftar di perusahaan keuangan tersebut? Jika kamu beragama Islam, tentu tidak ada ruginya untuk menjadi nasabah perusahaan yang berbasis nilai keislaman.

Cara paling umum yang dipakai masyarakat untuk mendaftar menjadi nasabah ialah datang langsung ke kantornya. Bisa ke kantor cabang yang paling dekat dengan tempat tinggal.

  1. Menyiapkan Dokumen

Sebelum berangkat ke kantor cabang, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen. Yakni KTP dan beberapa dokumen penting lain yang berhubungan dengan pembukaan rekening. Untuk KTP ini wajib sekali dibawa.

  1. Mengambil Nomor Antrian

Jika sudah membawa dokumen penting, maka bisa berangkat ke kantor cabang. Sesampainya disana kamu perlu mengambil nomor antrian terlebih dahulu. Lantas mengisi formulir pendaftaran nasabah baru berdasarkan data yang benar.

  1. Ke Customer Service

Kalau sudah selesai mengisi formulir, kamu bisa menyerahkannya ke customer service. Nantinya customer service akan memberikan penjelasan secara lengkap mengenai pembukaan rekening. Kamu boleh bertanya kalau ingin mendapat informasi lebih detail.

  1. Menentukan Tabungan

Berikutnya kamu bisa menentukan tabungan yang diinginkan. Setiap jenis tabungan mempunyai fitur unggulan masing-masing. Biasanya customer service akan memberikan penjelasan yang cukup mengenai hal tersebut.

  1. Menyerahkan Setoran Awal

Dalam pembukaan rekening pasti akan membutuhkan setoran awal. Akan tetapi, nominalnya berbeda-beda untuk setiap jenis tabungan. Jadi kamu perlu menyerahkan setoran awal sesuai jenis tabungannya.

  1. Proses Pembukaan Rekening

Pihak BSI akan memproses permintaan kamu untuk menjadi nasabah. Nantinya kamu akan diberi buku tabungan sebagai bukti resmi menjadi nasabah. Setelah menerima kartu ATM kamu bisa segera mencoba transfer memakai kode Bank BSI.

Kode Beberapa Bank Syariah di Tanah Air

Meskipun perusahaannya cukup besar, BSI bukan satu-satunya bank syariah di tanah air. Masih banyak perusahaan perbankan yang juga menjalankan konsep berbasis agama Islam seperti berikut ini.

  1. Muamalat Indonesia

Bank Muamalat Indonesia tidak ketinggalan menyediakan layanan keuangan dengan berbasis keislaman. Perusahaan ini mempunyai kode 147. Jadi ketika ingin melakukan transfer jangan lupa menyertakan tiga digit angka tersebut sebelum nomor rekening tujuan.

  1. Victoria Syariah

Apakah kamu mengenal Bank Victoria Syariah? Apabila kode Bank BSI adalah 451, kode perusahaan perbankan ini ialah 405. Sedikit mirip ya? Namun jangan sampai tertukar ketika ingin transfer.

  1. BJB Syariah

BJB Syariah merupakan industri keuangan yang berdiri di Bandung pada tahun 2010. Jasa keuangan dengan kode 425 ini ialah pemisahan dari Bank BJB. Cukup banyak orang yang mempercayakan keuangan di jasa ini.

  1. Mega Syariah

Siapa yang tidak kenal dengan Bank Mega? Jasa keuangan yang tergabung dalam CT corp ini menarik minat banyak pelanggan. Kodenya sendiri ialah 506. Jasa keuangan ini bukan hanya melayani pelanggan untuk keperluan dalam negeri namun juga internasional.

  1. Panin Dubai Syariah

Jasa keuangan ini merupakan bagian dari Panin Group. Jasa keuangan swasta dengan kode 517 ini bermula pada tahun 1972. Sempat beberapa kali mengubah nama sebelum menjadi Panin Dubai.

  1. KB Bukopin Syariah

KB Bukopin Syariah dengan kode 521 ialah lembaga keuangan yang cukup besar di tanah air. Digit angka 521 sendiri mirip dengan kode Bank BSI 451. Jasa ini menawarkan beragam produk menarik untuk para pelanggannya. Misalnya saja tabungan, giro, dan lain lain.

  1. BCA Syariah

Sepertinya semua orang sudah tahu mengenai BCA. BCA dengan kode 536 ini cukup populer di telinga masyarakat tanah air sebagai jasa keuangan swasta berkualitas. Mungkin kamu pernah mendengar salah satu keunggulannya yakni satpam yang begitu ramah.

Kode Bank BUMN Lain di Tanah Air

Melalui BUMN, pemerintah Indonesia tidak berhenti melakukan inovasi. Membangun beragam industri yang membantu meningkatkan pendapatan negara sehingga pada akhirnya menyejahterakan rakyat Indonesia, salah satunya ialah perusahaan perbankan.

  1. Mandiri

Bank Mandiri merupakan salah satu BUMN di bidang keuangan yang paling besar di tanah air dalam kategori aset, pinjaman dan deposit. Tidak heran kalau banyak orang yang mempunyai rekening di perusahaan ini.

Perusahaan ini berdiri pada tahun 1998 dan sekarang kantor cabangnya sudah mencapai berbagai daerah di tanah air. Bahkan sejumlah tempat yang cukup jauh dari pusat kota sudah berhasil dimasuki oleh Bank Mandiri.

Ketika kamu ingin transfer ke rekening tujuan perusahaan ini maka bisa memakai kode 008. Perusahaan ini memanjakan nasabahnya dengan layanan teknologi sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman.

  1. BRI

Tidak kalah dengan Mandiri, BRI juga menjadi jasa keuangan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Bahkan sepertinya ATM BRI ada dimana-mana, sampai wilayah desa yang kecil.

Kode Bank BSI ialah 451 sementara BRI adalah 002. Banyak masyarakat Indonesia yang mempercayakan urusan keuangan di BRI sebab biaya administrasi per bulan dianggap cukup murah.

  1. BNI

Apabila BRI identik dengan logonya yang berwarna biru, BNI mempunyai warna khas berupa oranye. Jasa keuangan dengan kode 009 ini menawarkan cukup banyak produk bagi nasabah terutama pinjaman untuk segmen korporasi, menengah dan kecil.

  1. BTN

Hampir semua perusahaan BUMN di Indonesia mempunyai kualitas tinggi. Tidak terkecuali bank BTN yang mempunyai kode 200. BTN ini melayani keperluan masyarakat termasuk untuk layanan digital seperti mobile banking.

Mempunyai rekening bank memberikan banyak sekali keuntungan mulai dari menabung hingga mengirim uang. Jika ingin mengirim uang ke BSI, maka wajib tahu kode Bank BSI.

sumber